AUSTRALIA TODAY- Sebanyak 1 juta ekor kanguru akan dimusnahkan oleh pemerintah Australia tahun ini, dengan tujuan menata kawasan hijau dan kehidupan hewan liar di negara tersebut, seperti yang dilansir dari Travelers Today pada Senin (20/2). Tentu saja, kelompok pecinta hewan mengkritik keputusan tersebut, karena tidak menemukan fakta kalau mamalia berkantung itu merusak keseimbangan alam. Namun, pemerintah Australia merasa kalau pemusnahan merupakan hal yang wajar, mengingat populasi kanguru sudah terlalu banyak.

Baca Juga :  Ingin Tahu Sejarah Hari Hijab Sedunia, Wanita Muslim Wajib Tahu, Simak Ulasannya Disini

“Setiap tahunnya, ada saja kanguru yang tewas tertabrak atau diburu. Jika tetap dilakukan pemusnahan, maka jumlahnya akan terus berkurang,” kata Brad Smith, perwakilan dari kelompok Upper Hunter Valley Wildlife Aid, seperti yang dikutip dari The Independent.

Ibu kanguru menjadi incaran pemburu, sementara anaknya akan dipelihara lalu dikembalikan ke alam bebas setelah tumbuh besar. Tapi, nasib mereka juga kembali terancam oleh perburuan. Smith mengatakan kalau setiap musim panas, sebanyak 160 ekor anak kanguru diselamatkan kelompoknya dari perburuan. Bagi pemerintah Australia, kanguru dianggap hama, karena sering “berbuat onar” di kawasan perumahan penduduk. Selain itu, kanguru juga dituduh menjadi penyebab terancam punahnya populasi tupai jenis Leadbeater.(Yuska Apitya/cnn)

Baca Juga :  Korban Bom Bunuh Diri di Pakistan Mengalami Trauma