Tujuh Napi Teroris Dipindah ke Lapas Sentul

Narapidana dan petugas lapas melaksanakan salat Idul Adha di LP Kelas 1 Cipinang, Jakarta, Kamis (24/9). Hari Raya Idul Adha 1436 H disambut umat muslim dengan melaksanakan Salat Id di sejumlah masjid dan tempat terbuka. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc/15.

SENTUL TODAY- Sebanyak tujuh narapidana terorisme Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pasir Putih Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah dipindah ke Pusat Deradikalisasi Lapas Khusus Kelas II B Sentul Bogor, Rabu (22/2).

Koordinator Lapas se-Nusakambangan dan Cilacap, Abdul Aris mengatakan pemindahan tersebut dilakukan atas permintaan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). ““Pemindahanya itu berdasar hasil assesment BNPT,” kata Abdul Aris, tadi petang.

BACA JUGA :  Bidadari dan Pasangan Surga: Bagaimana Islam Memandang Kebahagiaan Abadi bagi Laki-laki dan Perempuan?

Tujuh napi terorisme tersebut, kata Aris, dipindah ke pusat deradikalisasi karena dinilai sudah kooperatif dan sisa hukumannya kurang dari 5 tahun. Beberapa kriteria yang ditetapkan antara lain, tidak mengkafirkan orang lain, mengakui NKRI dan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

BACA JUGA :  Data Janda Kabupaten Bogor Masih Misteri, Permohonan Wartawan Tak Kunjung Dijawab

“Jadi yang mereka dipindahkan itu yang sisa pidananya kurang dari 5 tahun. Dan sudah kooperatif. Mengakui NKRI, setia terhadap Negara Indonesia, Mau bergaul dan bergabung dengan masyarakat yang lain, tidak mengkafirkan orang lain,” ujarnya.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================