JAKARTA TODAY- Kementerian Luar Negeri RI menyebut Raja Salman dari Arab Saudi akan menandatangani setidaknya lima nota kesepakatan (MoU) ketika bertemu dengan Presiden Joko Widodo, 1-9 Maret mendatang.

“Ada lima MoU terdiri dari kerja sama bidang kebudayaan, kesehatan, urusan Islam seperti pertukaran dakwah dan ulama, pariwisata, dan perjanjian pemberantasan kejahatan,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir di kantornya, Jakarta, Kamis (23/2).

Baca Juga :  Resep Bumbu Oles Ikan Bakar, Mudah Dibuat tapi Gurih dan Manis

Arrmanatha berujar, selain menyepakati MoU, kedua pemimpin negara juga akan mendiskusikan sejumlah topik bilateral lainnya. Indonesia berharap bakal ada penguatan kerja sama antara Riyadh dan Jakarta, termasuk di bidang infrastruktur dan investasi pembangunan. Kunjungan Raja Salman kali ini adalah yang pertama kalinya sejak lawatan terakhir pemimpin Saudi ke Indonesia pada 1970 silam. Kunjungan kali ini, tuturnya, diharapkan bisa semakin menguatkan hubungan bilateral kedua negara. Terlebih, ia mengatakan, hubungan kedua negara kian menguat dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini terlihat dari sejumlah kunjungan kenegaraan Presiden Jokowi dan beberapa petinggi pemerintah ke Saudi sejak 2015 lalu. Selain itu, dari pihak Saudi sendiri, sejumlah anggota kabinet seperti Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir juga sempat mengunjungi Indonesia dan bertemu Menlu Retno LP Marsudi pada Oktober 2015 lalu.