JAKARTA TODAY- Sampai saat ini, Indonesia masih memiliki pinjaman luar negeri. Per Januari 2017, utang luar negeri pemerintah Indonesia (baik bilateral maupun multilateral) tercatat Rp 728,15 triliun, naik tipis dari akhir 2016 yang sebesar Rp 728,08 triliun.

Secara bilateral, Jepang, Prancis, dan Jerman masih menjadi kreditur terbesar utang Indonesia. Sementara secara multilateral, Indonesia masih meminjam dari Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia (ADB), dan Bank Pembangunan Islam (IDB).

Baca Juga :  Fasilitas Publik dan Halaman Rumah Warga Terbakar Gegara Tawuran di Belawan

Berikut adalah pemberi pinjaman bilateral dan multilateral terbesar buat Indonesia, seperti dikutip dari data Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Jumat (26/1/2017).


6. Islamic Development Bank (IDB)

Per Januari 2017, utang pemerintah Indonesia ke IDB mencapai Rp 9,83 triliun, naik tipis dari bulan sebelumnya Rp 9,42 triliun. Persentasenya adalah 1,2% dari total utang luar negeri Indonesia.

5. Jerman

Hingga Januari 2017, utang pemerintah Indonesia ke Jerman mencapai Rp 24,74 triliun, naik tipis dari bulan sebelumnya Rp 24,72 triliun. Persentasenya adalah 3,3% dari total utang luar negeri pemerintah pusat.

Baca Juga :  Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Warungkiara Sukabumi

4. Prancis

Sampai Desember 2017, utang Indonesia ke Prancis mencapai Rp 24,56 triliun. naik tipis dari bulan sebelumnya Rp 24,5 triliun. Jumlah tersebut adalah 3,3% dari total utang luar negeri pemerintah pusat.