KATA dan ujaran kotor sudah menjadi penghias dinding sosial. Tengoklah percakapan warga atau coba simak media-media sosial, mulai dari sumpah serapah, celaan dan cacian, ancaman dan kebohongan dan semacamnya seperti sudah dihalalkan oleh publik. Padaha, ujaran semacam itu tak bakal membuat pikiran cerdas, malah sering membuat hati gelisah. Hapus saja, jangan dibaca.

Dalam kehidupan sosial nyata, kita sering bertemu dengan orang yang kalimatnya selalu kotor, mulai dari menyebar fitnah sampai pada menyulut pertengkaran atau memporakporandakan pola hubungan. Mendengarkannya membuat kuping panas, membikin hati galau dan resah. Dihindari saja, dijauhi mereka.