RUSIA TODAY- Harga minyak anjlok lebih dari 2 persen pada perdagangan Kamis (2/3) setelah produksi minyak mentah Rusia tidak berubah pada bulan Februari, menunjukkan kepatuhan lemah terkait kesepakatan global untuk mangkas pasokan.

Seperti dilansir dari Reuters, produksi minyak Rusia pada Februari tidak berubah dari Januari di angka 11,11 juta barel per hari (bph). Data kementerian energi menunjukkan, pemangkasan baru mencapai 100 ribu bph atau hanya sepertiga dari tingkat yang dijanjikan oleh Moskow di bawah perjanjian dengan Organisasi Negara Pengekspor Minyak.

Baca Juga :  SEO yang Baik Harus Berdampak Bagi Bisnis

Harga minyak Brent berjangka mengakhiri sesi dengan melemah US$1,28 atau 2,3 persen menjadi US$55,08 per barel. Minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) turun US$1,22 atau 2,3 persen pada US$52,61 per barel.

Baca Juga :  Siap-siap AS Bakal Kena Resesi di Tahun 2023 Ini

Nilai tukar dolar AS yang lebih kuat juga menekan harga minyak karena menjadi lebih mahal untuk pembeli dari mata uang lainnya. Dolar AS naik ke level tertinggi dalam tujuh minggu setelah komentar agresif seorang pejabat Federal Reserve mendorong investor memprediksi kenaikan suku bunga jangka pendek.