JAKARTA TODAY- Pemerintah China menargetkan pertumbuhan ekonomi 2017 menjadi 6,5 persen. Angka itu lebih rendah dari realisasi laju ekonomi tahun lalu sebesar 6,7 persen dan terendah dalam 25 tahun terakhir. Dikutip dari CNN Money, Senin (6/3), tahun lalu, pemerintah China menyuntikkan sejumlah stimulus untuk mempertahankan laju ekonominya. Meskipun utang korporasi membengkak, investasi publik di sektor infrastruktur dan kredit perbankan tahun lalu tetap meroket.

Baca Juga :  Realme 10 Pro 5G Edisi Coca-cola Bakal Launching Bulan Ini, Berikut Spesifikasinya

Karenanya, dalam pertemuan tahunan legislatif China, Perdana Menteri China Li Keqiang mengatakan salah satu prioritas utama pemerintah ke depan adalah memangkas beban utang korporasi. Selain itu, pemerintah juga menekankan kembali adanya transisi ekonomi dari tradisional atau bergantung pada industri manufaktur berkualitas rendah dan investasi pemerintah pada infrastruktur.