Tiket Mudik Kereta Bisa Dipesan Mulai 17 Maret 2017

Sejumlah penumpang turun dari Kereta Api (KA) Tegal Ekspres jurusan Jakarta-Tegal di Stasiun Tegal, Jateng, Kamis (15/5). Menurut PT KAI, penumpang yang menggunakan KA pada arus mudik Lebaran mendatang diperkirakan meningkat tiga persen dari tahun sebelumnya, sehingga menyiapkan 293 rangkaian KA tambahan reguler. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/ed/mes/14

JAKARTA TODAY- Masyarakat sudah mulai bisa memesan tiket untuk mudik lebaran sejak tanggal 17 Maret 2017 ini. Pembelian tiket bisa dipesan untuk kepergian H-10 lebaran.

Senior Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Suprapto, mengatakan tiket untuk mudik lebaran akan dijual sejak tanggal 17 Maret atau H-10 untuk keberangkatan tanggal 15 Juni. Pemesanan tiket juga bisa dipesan hingga H+ 10 lebaran yaitu pada tanggal 7 April yang berangkat 6 Juli.

“Nanti mulai 17 Maret sudah bisa dibeli tiket untuk H-10 lebaran,” ujar Senior Manajer Humas Daop 1 Jakarta Suprapto, di Jakarta Pusat, Selasa (7/3/2017).

Ia mengatakan, dimulainya penjualan ini selama 90 hari sebelum hari H lantaran banyak pemudik yang sudah mencari-cari alat transportasi mudik sejak jauh-jauh hari. Hal itu demi kebagian tiket, supaya bisa berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

BACA JUGA :  Golongan Darah Ternyata Berkaitan dengan Risiko Stroke? Ini Penjelasan Hasil Penelitian Terbaru

Untuk pembelian H-7 dapat dibeli pada tanggal 20 Maret, untuk berangkat paling lama pada 18 Juni. Sedangkan untuk pembelian tiket H-3 lebaran dapat dilakukan mulai tanggal 24 Maret untuk keberangkatan paling lama 22 Juni.

“Untuk keberangkatan paling lama tanggal 22 Juni 2017, itu bisa dipesan pada tanggal 24 maret 2017. Sementara untuk tanggal 23 Juni 2017, menunggu pemesanannya di tanggal 25 Maret 2017,” ujar Suprapto.

Di era digital saat ini, ia berpesan agar masyarakat memanfaatkan sistem penjualan online. Hal itu karena lebih cepat daripada harus antre di stasiun dan membeli secara manual.

BACA JUGA :  Sempat Sambangi Rumah Kenalan, Pria di Ciseeng Ditemukan Meninggal Dunia

“Kita tidak membatasi berapa untuk kuota online atau manual, jadi sebenarnya kalau manual itu bisa kalah dengan yang lewat online karena lebih cepat dan tidak antre di tempat,” ujarnya.

Namun, sistem online memang ada kelemahannya yaitu saat sistem error terutama ketika banyak yang mengakses.

Meski begitu, Vice President Corporate Communications KAI, Agus Komarudin, menyatakan bahwa pihaknya telah menambah kapasitas server untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya perlambatan sistem karena banyak yang mengakses.(Yuska Apitya)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================