BTPN Berkomitmen Bantu Pengusaha Mikro

Selain itu, BTPN juga akan mengincar tambahan nasabah dari kalangan muda yang saat ini merupakan pengguna utama layanan ekonomi berbasis elektronik dengan mendorong penggunaan produk digital.

“Kita sudah memiliki produk digital ’Jenius’ yang prinsipnya melayani nasabah generasi muda yang tidak mau ke bank. Mereka bisa membuka rekening, tanpa harus ke kantor cabang. Ini bisa membantu nasabah mengatur keuangan melalui digital,” kata Ongki.

Berdasarkan data, para pengakses sistem Jenius, yang merupakan platform perbankan digital untuk segmen consuming class telah mencapai satu juta, dengan jumlah nasabah tercatat kisaran 100.000-200.000.

Ekonom A Prasetyantoko menambahkan para pelaku bisnis yang saat ini rata-rata berusia muda harus selalu bergerak mencari tantangan baru dalam inovasi agar bisa memberikan kontribusi kepada perekonomian nasional.

“Kita akan memasuki dunia serba digital yang bisa membuka peluang dan tantangan baru. Inovasi harus terus berkembang apalagi ada kemajuan teknologi yang makin tumbuh pesat,” katanya dalam kesempatan yang sama.

Prasetyantoko menambahkan sebentar lagi dunia akan memasuki jaman revolusi industri jilid empat, menggantikan jilid tiga era komputer digital, yang merupakan era penggabungan aspek antara fisik, teknologi digital dan biologi.

Untuk itu, kata dia, generasi muda yang memiliki ide brilian harus mulai mempersiapkan diri terhadap jaringan bisnis digital secara global agar tidak tertinggal dalam perkembangan ekonomi dunia.

“Dunia akan berubah secara revolusioner, kita belum tahu seperti apa, tapi sudah ada mobil tanpa supir. Memang perubahan tidak terjadi sekarang, ini perspektif lima sampai sepuluh tahun,” ujarnya.(Yuska Apitya)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================