Siaga Kenaikan Harga Sembako Jelang Ramadan

Namun begitu, Amran menuturkan bahwa dirinya tak ingin melihat harga sejumlah komoditas pangan terlampau rendah. Sebab, dikhawatirkan bila turun sangat jauh pada saat ini justru akan melambung saat mendekati periode puasa dan Lebaran.

“Khawatirnya kalau terlalu turun kasihan harganya. Kami harus menjaga itu, termasuk di tingkat petani dan di tingkat konsumen dijaga agar pengusaha tetap untung,” jelas Amran.

BACA JUGA :  MMAJ Jakarta 2026 Hadirkan Festival Anime dan Budaya Jepang Berskala Internasional di Gandaria City

Jaga Distribusi

Meski telah memastikan ketersediaan pasokan dan harga sejumlah komoditas pangan, Amran menyebutkan bahwa pemerintah tetap akan terus memantau tahap penyerapan komoditas dari sentra-sentra produksi hingga menjaga mata rantai distribusinya. “Selain diserap Bulog, regulasi yang ada kami perbaiki juga, misalnya dengan kami menyerap bawang di mana panen puncak akan terjadi pada Mei dan Juni mendatang,” tutur Amran.

BACA JUGA :  Beasiswa AGRTPS 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Indonesia Berkesempatan Kuliah Riset di Australia dengan Pendanaan Penuh

Adapun untuk Bulog, Amran mengatakan bahwa kementeriannya telah memberi arahan langsung agar Bulog dapat meningkatkan daya serapannya, misalnya untuk komoditas jagung, disebutnya telah meningkat menjadi sekitar 100 ribu ton.

Selain itu, kementeriannya juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan untuk memantau serapan komoditas pangan oleh pasar lokal, pasar modern, hingga pasar ritel.(Yuska Apitya)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================