Alumni IPB Ciptakan Gula dari Limbah Singkong

Sebab,  lokasi ini merupakan salah satu sentra pengolahan singkong untuk diambil pati (aci) di Indonesia. Terdapat sekitar 60 pabrik yang mengolah singkong paling sedikit dua ton/hari. Dengan adanya Gucakusi manfaat yang didapatkan tidak hanya bagi konsumen dari gula cair namun juga bagi produsen pengolahan singkong yang tidak pusing dengan pembuangan limbah dan masyarakat lokal yang mendapatkan penghasilan lebih.

Melalui program Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) Kemristekdikti dan inkubasi yang dilakukan oleh Incubie IPB, Aziz memulai usahanya. “Dalam satu hari setiap satu pabrik tersebut mengolah sedikitnya dua ton singkong, sehingga dalam satu hari saja saat semua pabrik berproduksi di desa ini mengolah sedikitnya 120 ton singkong untuk diambil patinya,” ucapnya.

BACA JUGA :  Ilmuwan Ungkap Afrika Berpotensi Terbelah, Retakan Raksasa Bisa Picu Samudra Baru

Dari pengolahan itu, limbah kulit singkong yang dihasilkan sedikitnya sembilan persen dari total singkong, sehingga jika dalam sehari saja dengan 60 pabrik mengolah singkong 120 ton, maka akan dihasilkan 9 persen  kali 120 ton yaitu 10,8 ton kulit singkong.

“Permintaan pasar akan produk ini cukup besar, mulai untuk konsumsi pribadi, untuk dijual kembali, dan untuk kebutuhan industri makanan minuman. Sampai saat ini nilai penjualan dari produksi yang dilakukan berkisar 400 botol/bulan dengan harga Rp12.500/botol dengan ukuran 250 ml,” paparnya.

BACA JUGA :  Kemensos Akui Sekolah Rakyat Masih Kekurangan Guru dan Asrama

Aziz mengatakan, jika dibandingkan dengan kompetitior produk yang sudah ada, maka Gucakusi memiliki keunggulan karena produk kompetitor untuk ukuran 500 ml dijual dengan harga Rp56.000 tentu harga ini 2 x lipat lebih mahal daripada produk Gucakusi.

“Gucakusi Multi Agro menyasar baik penderita diabetes atau juga konsumen lain sebagai langkah antisipasi untuk menghindari penyakit tersebut. Selain itu sasaran lainnya adalah berbagai produsen dari makanan dan minuman kesehatan,” urainya. (Yuska Apitya)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================