
“Ini proyek G to G, suap tak ada kaitannya dengan pemerintah Filipina,†kata Basaria.
Nilai kontrak penjualan kapal sekitar Rp1 triliun atau US$86,90 juta dollar. Adapun dari nilai transaksi ini, komitmen fee yang diperoleh pejabat PT PAL sekitar 1,25 persen dari nilai kontrak atau US$1,087 juta. Komitmen fee tersebut merupakan bagian dari hak perusahaan perantara, AS Incorporation. Perusahaan perantara ini mendapatkan fee sebesar 4,75 persen.
Tim Satuan Tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta dan Surabaya, Kamis (30/3). Pada hari itu, awalnya KPK menangkap Arief dengan mengamankan uang sebesar US$ 25 ribu di lokasi parkir MTH Square di Cawang, Jakarta Timur. KPK menduga, uang US$ 25 ribu yang disita merupakan cashback untuk pejabat PT PAL.
Usai menangkap Arief, KPK mengamankan AN di gedung yang sama dan tujuh pegawai di kantor itu. Pada hari yang sama, KPK mengamankan Firmansyah di Surabaya sekitar pukul 22.00 WIB. KPK meminta keterangan 17 orang dalam mendalami kasus ini. (Yuska Apitya)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















