14 Pengembang Rebutan Proyek Hotel Sayaga

Sebab sesuai aturan, hal tersebut diperbolehkan. “Karena ini yang kedua dan sebelumnya pernah gagal ya harus jalan. Kita berharap makin cepat makin bagus. Kalau proses tetap ada di ULP,” yakinnya.

Jika terdapat pemenang atau perusahaan yang bisa menunjukkan dokumen, maka tahap selanjutnya langsung beauty contest atau design and build. Sehingga ketika calon perusahaan telah mengajukan design dan dinyatakan menang, secara otomatis ia juga yang harus membangun hotel yang diminta Sayaga. Konsep tersebut dilakukan agar dapat selaras dengan disain yang dibuatnya.

BACA JUGA :  HGB Kedaluwarsa Sejak 2017, Petani Geruduk BPN Kabupaten Bogor

“Biasanya kan lelang perencana dan konstruksi itu berbeda. Namun kalau lelang hotel ini hanya ada satu, kita buat satu paket,” jelasnya.

Dengan design and build tersebut, tambahnya, pengusaha tak hanya dituntut mengajukan desain sebagus mungkin, tetapi mereka juga harus bisa menjalankan konstruksinya. “Itu yang akan kami terapkan melalui design and build ini,” ujarnya.

BACA JUGA :  Tekan Angka 45 Ribu Penganggur, Komisi IV DPRD Kota Bogor Kawal Pembukaan Job Fair 2026

Sementara itu, Kepala BLPBJ Kabupaten Bogor, Budi Cahyadi Wiryadi memastikan proses lelang pembangunan hotel PT Sayaga Wisata masih berjalan. “Belum selesai, sedang berjalan,” singkat Budi. (Iman R Hakim)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================