
Sebab sesuai aturan, hal tersebut diperbolehkan. “Karena ini yang kedua dan sebelumnya pernah gagal ya harus jalan. Kita berharap makin cepat makin bagus. Kalau proses tetap ada di ULP,†yakinnya.
Jika terdapat pemenang atau perusahaan yang bisa menunjukkan dokumen, maka tahap selanjutnya langsung beauty contest atau design and build. Sehingga ketika calon perusahaan telah mengajukan design dan dinyatakan menang, secara otomatis ia juga yang harus membangun hotel yang diminta Sayaga. Konsep tersebut dilakukan agar dapat selaras dengan disain yang dibuatnya.
“Biasanya kan lelang perencana dan konstruksi itu berbeda. Namun kalau lelang hotel ini hanya ada satu, kita buat satu paket,†jelasnya.
Dengan design and build tersebut, tambahnya, pengusaha tak hanya dituntut mengajukan desain sebagus mungkin, tetapi mereka juga harus bisa menjalankan konstruksinya. “Itu yang akan kami terapkan melalui design and build ini,†ujarnya.
Sementara itu, Kepala BLPBJ Kabupaten Bogor, Budi Cahyadi Wiryadi memastikan proses lelang pembangunan hotel PT Sayaga Wisata masih berjalan. “Belum selesai, sedang berjalan,†singkat Budi. (Iman R Hakim)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















