
Iwan sendiri mengaku, amanah yang diputuskan peserta Rapimda DPD Jawa Barat ini tentunya akan diperjuangkan semaksimal mungkin, agar target dari DPD Bupati Bogor dipegang kader Gerindra terwujud. “Setelah penetapan ini, DPC akan membentuk tim khusus untuk menjajaki koalisi dengan partai lain, karena Gerindra tak mungkin mengusung calonnya sendiri, karena syarat 20 persen kursi di DPRD belum terpenuhi,†kata wakil ketua DPRD ini, kepada Jurnal Bogor.
Iwan mengungkapkan, saat ini sudah ada beberapa partai yang menjajaki koalisi untuk menghadapi Pilbup mendatang. Namun sayangnya Iwan belum bersedia mengatakan, nama partai mana saja yang sudah berkomunikasi. “Sebelum Pilgub DKI yang baru saja berakhir, secara informal, saya dan tim dari DPC sudah melakukan komunikasi dengan beberapa partai, tapi sampai sekarang belum ditindaklanjuti dan setelah keputusan ini komunikasi akan lebih diintensifkan,†ujarnya.
Iwan menegaskan, saat ini kader Partai Gerindra tengah bersemangat tinggi, setelah pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berhasil menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih. “Jujur saja, pemilihan Gubernur DKI Jakarta membuat semua kader degdegan dan mereka tanpa mengenal lelah berjuan memenangkan Anies – Sandi. Nah, semangat ini akan kita tularkan di Jawa Barat termasuk di Kabupaten Bogor,†tutupnya.
Selain penetapan calon Bupati Bogor, Rapimda yang dibuka Ketua DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, di kediaman pribadinya di kawasan Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, Rapimda juga memutuskan nama calon Walikota/Wakil Walikota serta Bupati/Wakil Bupati di 15 kota dan kabupaten di Jawa Barat, yang akan melaksanakan pemilihan di 2018 mendatang. (Iman R Hakim)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















