Mulai Oktober, Bayar Tol Wajib Elektrik

JAKARTA TODAY- Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo hari ini bertemu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk membahas perihal pembayaran non tunai di gerbang tol.

Ditargetkan, pada bulan Oktober 2017, seluruh layanan di gerbang tol sudah menggunakan layanan non tunai. “Kami sudah punya program, Oktober ini semua cashless,” kata Basuki Hadimuljono, usai pertemuan tersebut di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (3/5/2017).

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Siapkan Mural Bergambar Pahlawan Nasional di Jalur Jayanti–Bojong Koneng

Untuk mencapai target itu, Kementerian PUPR bersama BI akan melakukan 4 hal utama. “Untuk mencapai 100% cashless di Oktober, yang akan kita lakukan pertama adalah alatnya. Sejak Februari, kami sudah mulai mempersiapkan alatnya,” kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna pada kesempatan yang sama.

BACA JUGA :  Indonesia Kehilangan Dua Wakil di Hari Kedua Indonesia Open 2026, Jepang Terlalu Tangguh

Kedua, adalah Sosialisasi. “Kami akan melakukan sosialisasi bersama BI. Nanti BI mensosialisasikan ke perbankan, kami di PUPR mensosialisasikannya ke BUJT (pengelola jalan tol),” sambung Herry.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================