
BABAKANMADANG TODAY – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor patut berbangga hati, karena PT Prayoga Pertambangan dan Energi ( PT PPE) menjadi pusat pelatihan dan bimbingan teknis pengoperasian dan pemeriksaan kelaikan operasi AMP dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah VI Jakarta, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Penelitian pun berlangsung di AMP Des Citaringgul, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor.
Beberapa perusahaan AMP mengirimkan delegasinya untuk mengikuti bimbingan teknis ini. Diantaranya, PT Marga Maju Mapan, PT Multi Karya Cemerlang, PT Bumi Duta Persada, PT Multi Structure Sarana, PT Hutama Prima, PT PPE, PT Claten Bersinar Sejahtera, PT Rama Abadi Pratama, PT Dwi Ratna Putra dan lain-lainnya.
Kepala Bidang Preservasi dan Peralatan 1 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Bina Marga, Ir. Poltak Togatorop mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan karyawan dan pegawai tentang teknis pengoperasian serta pengetahuan mengenai layak tidaknya sebuah perusahaan AMP dalam melaksanakan operasionalisasi.
“Dalam hal ini kami perlu memberikan bimbingan teknis, dan pengetahuan kepada Sumber Daya manusia (SDM) yang ada di sebuah perusahaan –perusahaan AMP, agar SDM tersebut menjadi SDM yang mumpuni dala tata cara kelola operasionalisasi AMP,†ujar Poltak.
Terkait dengan AMP PT PPE yang menjadi pusat pelaksanaan teknis ini, Poltak pun menyampaikan bahwa AMP milik BUMD Pemkab Bogor itu, telah memenuhi standar kelaikan untuk dijadikan tempat melakukan kegiatan tersebut. Karena PT PPE sudah mendapatkan sertifikasi uji kelayakan untuk operasi AMP.
“AMP PT PPE yang kami pilih untuk melaksanakan kegiatan ini. Sebab, AMP PPE sudah memenuhi standar kelayakan untuk operasi, selain itu lokasinya yang representatif dan manajemennya yang welcome,â€tandas Poltak. (Iman R Hakim)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















