
Dari hasil pemeriksaan sementara, di tubuh korban didapati luka lebam pada bagian dada tengah dengan ukuran 8×3 cm, dada kiri ukuran 2×1 cm, dan dada kanan ukuran 2×1 cm.
Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Condro Kirono membenarkan peristiwa itu. Condro mengatakan jenazah korban saat ini diotopsi di Rumah Sakit Bhayangkara.
“Dugaan sementara, tewasnya akibat dikeroyok seniornya. Ini dilihat dari luka lebam bagian dada yang diduga akibat pukulan berkali-kali,” ujar Condro di Mapolda Jateng.
Saat ini, Polda Jateng dan Akpol tengah memintai keterangan saksi yang berjumlah 21 orang yang terdiri dari siswa taruna tingkat I, II dan III. (Yuska Apitya)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















