Bagaimana Kelanjutan Proyek Jalur Puncak II, Pak Menteri?

“Ada hal-hal sosial ekonominya yang kita lagi pelajari bersama Pak Yayat Supriatna Ketua Tim Komite Perencanaan Pembangunan Kabupaten Bogor. Saya sudah diskusi berapa kali dengan timnya yang ditunjuk oleh Bupati Bogor untuk memperbaiki dan menata kawasan puncak,” jelasnya.

Untuk realisasinya, Basuki memastikan, baru bisa dikerjakan usai penataan dan pembenahan Jalur Puncak I rampung.

BACA JUGA :  Mengenal Ciri-Ciri Kecerdasan Intrapersonal, Kemampuan Memahami Diri yang Jadi Kunci Kesuksesan

“Kalau puncak I mulai 2018, sekarang sudah dimulai,” tukasnya.

Diketahui, Jalur Puncak II membentang kurang lebih 48 km mulai dari Sirkuit Sentul (Bogor)-Babakan Madang-Hambalang- Sukamakmur hingga Pacet Istana Cipanas (Cianjur), Jawa Barat.

Saat ini sudah ada 30 kilometer (km) lahan yang terbuka masih berbentuk jalur tanah. Sedangkan, ruas jalan diaspal masih sebatas 3,5 km.

BACA JUGA :  BMW Hadirkan Tiga Mobil Performa Baru di Indonesia, M2 CS Jadi Bintang Utama

Sebelumnya, pada 2012 ada alokasi dari dana APBN sebesar Rp 40 miliar, kemudian pada 2013 sebesar Rp 30 miliar, dan 2014 menurun menjadi Rp 5 miliar. Sayang, kucuran dana APBN berhenti di 2015 dan untuk tahun depan pun tidak ada alokasi untuk Jalur Puncak II.(Yuska Apitya)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================