
“Ada tempat karaoke, dangdutan dan warung remang – remang. Bangunan itu bukan cuma jadi mabuk-mabukan tapi juga tempat mesum,” paparnya.
Pembongkaran ini pun menindaklanjuti keluhan masyarakat sekaligus dalam rangka operasi penyakit masyarakat (pekat) menjelang bulan suci Ramadan.
“Bangunan ini sering ditertibkan. Tapi karena minim pengawasan bangunan ini berdiri lagi. Kami hanya eksekutor, pengawasan dan lainnya itu ada di dinas hingga desa,” jelasnya.
Untuk itu, pihaknya juga berharap agar masyarakat sekitar turut berperan aktif untuk mengawasi bangunan – bangunan liar tersebut. “Kalau ada bangunan seperti ini laporkan kepada kami,†pungkasnya. (Agus)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















