Puncak Arus Balik, Volume Kendaraan Masuk Jabodetabek Naik 400 Persen

Rekayasa berlaku untuk jalur arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang dimulai pada kilometer (km) 126 hingga km 76. “Setelah jam 18.00 WIB, dilakukan contraflow di km 100 hingga km 104 demi menarik kepadatan hingga 22.00 WIB,” kata Martinus, Sabtu (2/7).

Selain tol Cipali, contraflow juga diberlakukan di tol Cikampek pada 12.00 hingga 21.00 WIB demi menarik kepadatan arus balik di km 62 hingga km 42. Tak berhenti sampai situ, contraflow juga dilakukan di Pantura Tengah pada 11.00 hingga 21.00 WIB, utamanya di Mangkang dan Gringsing.

BACA JUGA :  Gudang Rongsok di Babakan Madang Terbakar, Diduga Dipicu Percikan Las

Menurutnya, perlambatan arus lalu lintas di jalan tol tak hanya sekadar disebabkan oleh padatnya jumlah kendaraan. Juga dipicu karena beberapa tempat peristirahatan (rest area) tidak dapat menampung kunjungan pengemudi sehingga mengakibatkan antrian yang mengular.

“Dan banyak yang berhenti di bahu jalan, sebabkan terjadi bottleneck,” tambahnya.

BACA JUGA :  Apple Perkenalkan Siri AI di WWDC 2026, Asisten Pintar dengan Kemampuan Lebih Canggih dan Personal

Meski arus kendaraan terbilang padat, namun jumlah kecelakaan lalu lintas antara H-6 hingga H 6 terbilang menurun. Dari laporan Operasi Radmaniya, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas di tahun ini mencapai 2.705 kejadian atau turun dibanding tahun sebelumnya 3.916 kejadian.

“Korban meninggal dunia di tahun 2017 mencapai 502 orang, atau menurun dari tahun sebelumnya 1.093 orang,” kata Martinus.(Yuska Apitya)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================