
Data yang dihimpun, sejumlah bagian kaca di samping kanan kantor DPP PPP yang pecah, diduga akibat lemparan batu. Ratusan orang berkulit hitam pun berkumpul untuk melakukan pengamanan.
Mereka menjaga dari mulai pintu masuk hingga di dalam lobi kantor, yang diklaim milik kubu Djan Faridz. Tampak pula satu unit mobil kepolisian terparkir di depan kantor DPP PPP ini. Salah satu korban, Nong Lea (17) mengaku terkena lemparan batu oleh massa yang ingin masuk ke dalam kantor DPP PPP. Dia mengalami luka di bagian wajah, tepatnya di bawah mata.
“Ini kena lemparan batu. Mereka maksa buka pagar, ada yang mau lempar dan lempar batu,” ujarnya.
Nong Lea mengatakan telah bertugas menjaga di kantor DPP PPP sejak 2016, selepas konflik internal antara kubu Djan Faridz dengan Romi. Dia menyebut bakal melakukan visum ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.
“Habis ini ke RSCM visum. Jadi sudah tiga kali penyerangan. Ini dua kali ‎saya bertugas,” tuturnya.(Yuska Apitya/cnn)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















