
Begitu juga dengan konsep khilafah. Menurutnya, khilafah dalam Al Quran itu ada dua. Pertama, khilafah dalam kedudukan manusia di bumi sebagai wakil Tuhan. Sebagai wakil Tuhan, manusia wajib menyelenggarakan kehidupan di bumi. Hal itulah yang mendasari Allah menyerahkan kehidupan di bumi kepada manusia setelah menciptakan alam semesta, termasuk kehidupan beragama.
Kedua, khilafah itu adalah kepemimpinan politik yang ideal. Itu terdapat dalam sosok Nabi Daud yang merupakan nabi dari kalangan Bani Israel, sekaligus raja. Nabi Daud menggunakan kekuasaan untuk mensejahterakan rakyatnya dengan melakukan desakralisasi kepada alam. Dulu alam dipandang sakral sehingga orang tidak mau mengeksplorasi. Maka Nabi Daud yang mengeksplorasi alam untuk kesejahteraan.
Selain itu, Nabi Daud juga mengembangkan teknologi mengembangkan pengolahan baja sebagai bukti kekuasaan untuk kesejahteraan rakyat. Jadi kekuasaan tidak untuk kekuasaan itu sendiri, tapi untuk mengabdi pada Tuhan melalui kekuasaan untuk menjadikan kekuasaan sebagai alat untuk menciptakan kesejahteraan.
“Itu sebenarnya arti khilafah yaitu konsep kepemimpinan ideal, kekuasaan politik untuk mewujudkan kesejahteraan. Di Indonesia, presiden bisa jadi khalifah dalam pengertian tadi yaitu menggunakan kekuasaan untuk mewujudkan kesejahteraaan rakyat Indnonesia. Kalau dia kuasa tapi tidak untuk mewujudkan kesejahteraan, itu bukan khalifah. Intinya, khilafah itu nilai, bukan system,†tukasnya. (Iman R Hakim /*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















