BOGOR TODAY- Sosok Zainul Mutaqin (ZM) belakangan menjadi rebutan sejumlah bakal Calon Walikota Bogor untuk dijadikan selir atau pendamping. Namun, hingga kini, ZM belum memberikan sinyal kepada siapa dirinya akan berlabuh.


Politikus PPP itu digandrungi sejumlah kandidat bukan tanpa alasan. Meraih suara terbanyak dalam Pileg 2014 menjadi bukti bahwa jaringan dan pergerakannya di tingkat bawah mendapat kepercayaan publik Kota Bogor.
Sejumlah aktivis dan pegiat kebijakan publik di Kota Bogor juga menilai, ZM sosok yang terlihat tak ambisius dalam berpolitik. “Inilah yang membuatnya tetap baik di mata masyarakat. ZM ini tidak banyak bicara, tapi actionnya ada,” ungkap Pengamat Politik Unuversitaa Ibnu Khaldun (Uika) Bogor, Arif Rahman Hakim, kemarin.
Soal banyaknya kandidat yang menginginkannya menjadi pendamping diakui ZM masih sebatas komunikasi. “Masih mencair. Komunikasi politik itu biasa dan penting dilakukan untuk menjajaki kecocokan,” ungkap ZM.
Sejumlah pimpinan DPP PPP juga menyatakan bahwa ZM dipastikan akan dimainkan di Kota Bogor. Tak heran jika kepala daerah petahana yakni Bima Arya maupun Usmar Hariman, beberapa kali membuka ruang komunikasi untuk koalisi. “Segala sesuatu memungkinkan. Semua masih mencair,” kata Bima Arya, beberapa kali ditanya soal koalisi.
Bima Arya juga memberi sinyal bahwa dirinya kemungkinan besar tak akan melanjutkan berpasangan dengan Usmar Hariman di Pilwalkot 2018. “Kita belum ke arah sana,” kata dia.(Yuska Apitya)

BACA JUGA :  Cari Wawasan Soal Perguruan Tinggi, Pelajar SMAN 10 Bogor Kunjungi UGM
Bagi Halaman
============================================================
============================================================
============================================================