Pelemahan Rupiah Terhadap Dolar AS Masih Berlanjut

Di sisi lain, Dolar menguat terhadap yen dan mata uang utama lainnya pada perdagangan Kamis, didukung oleh komentar bullish dari Ketua Federal Reserve AS, yang menegaskan ekspektasi tentang kemungkinan tingkat suku bunga bank sentral terus bergerak tahun ini.

Gubernur The Fed Jerome Powell mengatakan dia yakin Amerika Serikat berada dalam jalur dengan pertumbuhan yang stabil, dan secara hati-hati mengecilkan risiko ekonomi AS dari konflik perdagangan yang kian meningkat. USD tercatat turun tipis 0,1% meski masih berada dalam jalur penguatan tertinggi pada level 112,71.

BACA JUGA :  Ini 20 Negara Paling Makmur di Dunia Tahun 2026, Singapura Pimpin Asia

Sebelumnya USD melesat naik ke posisi terbaiknya sejak 9 Januari, yakni pada level 113,14 terhadap Yen Jepang. Melawan enam mata uang utama lainnya, greenback turun tipis 0,08% menjadi 95,006 setelah mencapai posisi tertinggi tiga pekan di 95,407 pada perdagangamn hari Rabu.

Sementara Yuan China naik tipis 0,1% ke posisi 6,7392 versus dolar dalam perdagangan luar negeri setelah jatuh ke level terendah hampir satu tahun di posisi 6,7580 dalam hari sebelumnya. Terhadap dolar, pound diperdagangkan pada level 1,3077 setelah mencapai posisi terendah 10 bulan di level 1,3010 pada hari Rabu, kemarin. Euro naik 0,07% menjadi 89,11 terhadap sterling, bergerak kembali ke level tertinggi empat bulan dari 89,31 di hari sebelumnya. (net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================