
Rahmat menjelaskan, dari hasil yang sudah diamati oleh BMKG, menyebutkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempa bumi berkedalaman dangkal.
“Ini diakibatkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempang Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis naik (Thrust fault),” tutup Rahmat. (net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














