Hiu Tutul Terdampar di Pantai Parangkusumo

Dokter hewan dari Balai BKSDA Yogyakarta Yuni Tita Sari yang datang dan melakukan pemeriksaan menduga hiu tutul yang ditemukan terdampar di Kawasan Pantai Parangkusumo, Bantul, sakit dan terpisah dari kawanannya. Ini lantaran kebiasaan mamalia laut tersebut biasanya hidup berkelompok. “Kemungkinan sudah sakit jadi dia terdampar. Sakitnya hiu bisa diketahui dari bagian perut yang sudah merah, organ dalamnya juga kemerahan. Mungkin sebelum jam itu sudah sakit dan tergeser sampai pantai,” katanya.

BACA JUGA :  5 Cara Mengolah Bahan Masakan agar Lebih Sehat, Menurut Ahli Gizi

Dijelaskannya Hiu tutul dengan bobot 1 ton tersebut masih sangat muda. Dari ciri fisiknya lanjut dia, usia hiu baru sekitar 1 sampai 2 bulan, dan berjenis kelamin jantan. “Dilihat ukurannya masih kecil. Kalau bayi sudah tidak, masuknya balita atau remaja,” ucapnya.

BACA JUGA :  MMAJ Jakarta 2026 Hadirkan Festival Anime dan Budaya Jepang Berskala Internasional di Gandaria City

Kendati demikian pihaknya tidak bisa memastikan penyebab kematian hiu yang menjadi tontonan warga tersebut.

“Untuk penyebab pastinya perlu penelitian lebih lanjut, karena tidak ada luka terbuka. Kemerahan karena gesekan (tubuh dengan pasir). Dari pemeriksaan tidak ada luka luar,” pungkasnya. (net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================