
Adapun ke 19 proyek yang sudah ditandatangani di antaranya, Strategic Partnership antara PT GMF AeroAsia Tbk dan Airfrance Industries serta KLM Enginering & Maintenance senilai USD400 juta; Partnership antara GMF AeroAsia dan China Communications Contruction Indonesia senilai USD500 juta;
Kemudian, peluncuran penawaran kerjasama strategis Bandara Kualanamu oleh PT Angkasa Pura II (Persero) kepada investor, senilai hingga USD500 juta. Strategic Partnership senilai USD100 juta antara PT Pindad (Persero) dan Waterbury Farrel; kemudian PT Aneka Tambang Tbk dengan Ocean Energy Nickel International Pty. Ltd senilai USD320 juta.
Selanjutnya Strategic Partnership senilai USD850 juta antara PT Inalum (Persero), Antam dan Aluminium Corporation of China Limited; kerja sama senilai USD500 juta antara PT KAI (Persero), PT INKA (Persero) dan Progress Rail (Caterpillar Group).
Kemudian, kerja sama USD185 juta antara PT Boma Bisma Indra (Persero) dan Doosan Infracore serta Equitek dan Kontrak Investasi Kolektif Dana Investasi Infrastruktur (KIK-DINFRA) senilai USD112 juta oleh PT Jasa Marga dan Bank Mandiri serta pernyataan efektif OJK.
Selanjutnya, Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) PT Jasa Marga dan Bank Mandiri serta AIA, Taspen, Wana Artha, Allianz dan Indonesia Infrastruktur Finance (IIF) senilai USD224 juta; kerja sama investasi senilai USD6,5 miliar antara PT Pertamina (Persero) dan CPC Corporation; kerja sama investasi senilai EUR150 juta antara PLN dan KfW.
Kemudian, kredit investasi senilai USD523 juta dari Bank Mega kepada PT Hutama Karya (Persero) untuk pembangunan ruas tol Pekanbaru-Dumai; Asset monetization senilai USD336 juta oleh Hutama Karya dengan ICBC, MUFG, Permata Bank, SMI.
Ada juga kredit Sindikasi USD684 juta kepada Hutama Karya dari Bank Mandiri, BRI, BNI, CIMB Niaga dan SMI; investasi senilai USD310 juta antara Menjangan Group, ITDC dan Amorsk Group; investasi USD198 juta antara PT Wijaya Karya (Persero), ITDC dan Menjangan Group.
Kerja sama pembiayaan proyek Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Mandalika antara ITDC dengan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) senilai USD248 Juta dan terakhir kerja sama hedging nilai tukar berbasis Syariah senilai USD128 juta antara PT SMI dan Maybank. (net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















