
Kandungan ini dapat Moms temukan di anti-perspirant. Jika menemukan kosmetik bertuliskan aluminium chlorohydrate juga hindari ya
- Beta hydroxy acids (BHA)
Biasanya kandungan ini kerap dijumpai pada kosmetik asal Korea. BHA sendiri mengandung asam salisilat, asam 3 hidroksipropionik, asam tretosanat, dan asam tropic.
Tabir surya berjenis kimia
Jenis tabir surya ini perlu dihindari karena mengandung avobenzone, homosalate, octisalate, octocrylene, oxybenzone, oxtinoxate, menthyl anthranilate dan oxtocrylene.
- Diethanolamine (DEA)
Anda dapat menemukannya dalam produk rambut dan tubuh. Usahakan Moms menghindari kosmetik yang mengandung diethanolamine, oleamide DEA, lauramide DEA dan cocamide DEA.
- Dihydroxyacetone (DHA)
Kosmetik ini digunakan untuk menggelapkan warna kulit. Penggunaan DHA ini dengan menyemprotkannya ke tubuh, namun jika terhirup langsung dapat membahayakan.
- Formaldehyde
Ditemukan dalam perawatan untuk meluruskan rambut, cat kuku dan lem bulu mata.
- Parabens
Parabens adalah pengawet yang digunakan dalam kosmetik untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur berbahaya. Produk yang mengandung parabens sendiri seperti propyl, butyl, isopropyl, isobutyl dan methyl.
- Phthalates
Produk yang mengandung phthalates sering Moms jumpai di antaranya pewangi sintetis dan cat kuku.
- Retinol
Moms perlu menghindari penggunaan kosmetik yang mengandung retinol karena menyebabkan kulit kering, terbakar, dan kemerahan.
- Thioglycolic acid
Terdapat dalam kosmetik untuk menghilangkan rambut termasuk acetyl mercaptan, mercaptoacetate, mercaptoacetic acid dan thiovanic acid.
- Toluene
Kandungan ini dapat ditemukan dalam cairan penghapus cat kuku.
Sebagai konsumen, kita tidak dapat memberikan persepsi bahwa kosmetik tertentu tidak natural, jadi sebaiknya Moms diskusikan terlebih dahulu dengan dokter spesialis kandungan dan kulit ya.(Net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















