
Dia pun akan membantu mengenalkan atau ‘mempromosikan’ keberadaan Hotel Bayak melalui websites dan instagram pribadinya.
“Saya rasa ini akan menjadi lebih efektif,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Cipayung Cacuh Budiawan menuturkan dengan modal Rp 2,5 miliar yang dibayarkan secara bertahap, BUMDes Cipayung mengambil alih pengelolaan Hotel Bayak di Cilember, Cisarua selama lima tahun kedepan. Dia optimis BUMDes Cipayung mengalami Break Event Point (BEP) atau balik modal pada awal tahun kedua.
“Program BUMDes ini program pemerintah yang kami jalankan dan berkat dukungan beberapa kementerian dan pemerintah daerah kami optimis di tahun pertama target pendapatan mencapai Rp 2,4 miliar atau ditahun kedua dan seterusnya kami hanya mengambil keuntungan dari modal yang kami tanamkan yaitu Rp 2,5 miliar,” tuturnya
Dia menerangkan BUMDes bidang perhotelan ini merupakan yang pertama di Indonesia dan agar membedakan Hotel Bayak dengan hotel lainnya, hotel ini lebih berasa Bogornya.
“Sesuai arahan Bupati Bogor Ade Yasin, makanan maupun minuman yang kami sajikan itu asli produk Bogor. Karena punya nilai jual sendiri akhir pekan lalu sebelum dilaunching pada hari ini tingkat okuvansinya mencapai lebih dari 95 persen atau kamar yang tersisa hanya 2 unit saja,” terangnya.(Albi)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















