
“Sebagai negara agraris pertanian harus dikenalkan kepada anak-anak sejak dini, agar kedepannya dapat memacu semangat generasi milenial yang produktif, inovatif dan kreatif untuk berpatisipasi dalam kegiatan pembangunan di bidang pertanian,” katanya.
Selai itu menurut Leli mengenalkan pertanian kepada anak juga penting karena hasil tani menjadi sumber pangan utama tanah air. Kesadaran tentang hal ini harus ditanamkan sejak kecil agar anak-anak zaman sekarang yang lahir di era digital tetap tertarik melanjutkan pembangunan pertanian.
“Anak-anak ini mereka yang lahir diera digital mungkin banyak yang tidak mengetahui pertanian, dengan kesini mereka tahu bahwa kita negara yang kaya raya, negara agraris yang ke depan harus terus kita jaga dan mereka supaya ingin juga jadi petani,” katanya.
Sementara itu, istri Wali Kota Bogor, Yane Ardian mengatakan anak-anak adalah aset pembangunan dimasa depan termasuk di bidang pertanian. Menurut Yane orangtua juga harus berperan aktif untuk membimbing anak agar terdorong melanjutkan pembangunan di bidang pertanian.
“Harapannya di hari anak nasional ini bisa membangkitkan gairah orangtua untuk membimbing dan mendampingi anaknya untuk menjadi penerus bangsa dan anak juga harus sadar bahwa mereka adalah aset untuk membangun dan ditangan mereka bangsa ini bisa maju kedepannya”, pungkasnya. (Adit)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















