
Namun, kata dia, semua permintaan tersebut belum seluruhnya bisa diakomodir lantaran terbatasnya armada.
“Total sejauh ini kurang lebih dari 60 desa. Dari satu desa yang meminta bantuan, yang bisa kita jangkau mungkin hanya satu RT. Sementara giliran,” ungkapnya.
Kekeringan yang diprediksi akan berlangsung hingga November 2019 ini, menurut Yani menjadi warning bagi semua pihak. Maka dari itu, dia berharap ada bantuan dari pihak lain untuk mengatasai masalah tersebut.
“Kita perlu bahu membahu untuk membantu warga kita. SKPD dan pihak lain seperti pengusaha air curah juga kita harapkan bisa membantu itu,” tandasnya. (Firdaus)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















