
“Serta diingatkan kembali kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memperburuk kondisi udara,” ujar Karo Humas Provinsi Jambi Johansyah.
Kabut asap karhutla yang membuat kualitas udara tak sehat juga membuat dua perguruan tinggi di Jambi meliburkan perkuliahan. Libur itu terhitung sejak Jumat hingga Senin mendatang berdasarkan hasil keputusan rapat yang dilakukan oleh pihak kampus setempat.
Kualitas udara yang buruk juga mengganggu kesehatan warga. Tidak sedikit warga Jambi yang mengalami batuk-pilek akibat terpapar asap.
Kabut asap juga diduga menjadi penyebab seorang bocah di Jambi mengalami iritasi mata hingga harus dirawat intensif di rumah sakit selama beberapa hari. Seorang warga di Muaro Jambi meninggal karena mengalami sesak napas akibat sakit asma yang diperparah pekatnya kabut asap. (net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















