Brasil Tangkap 63 Orang Dan Jatuhkan Denda Rp 120 M, Akibat Kebakaran Hutan Amazon

Dikutip dari Detik.com, berdasarkan penelitian dari Institut Penelitian Luar Angkasa Nasional (INPE), Brasil pada Agustus lalu mencatat adanya 39.901 titik api di area hutan Amazon. Jumlah itu, sebut Azevedo e Silva, mencapai nyaris tiga kali lipat dibandingkan bulan yang sama tahun 2018 lalu, yang mencapai 10.421 titik api.

Ditekankan Azevedo e Silva bahwa jumlah kebakaran yang tercatat hingga bulan ini mencapai 17.095 titik api. Angka itu ada di bawah angka rata-rata historis pada September, yakni sebanyak 33.426 titik api. Kekhawatiran masih ada untuk api yang berkobar di area-area tertentu, khususnya di area pusat hutan.

BACA JUGA :  KaBogorFest 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Meriahkan HJB ke-544

“Apa yang muncul, terutama dari kalangan luar, adalah bahwa Amazon terbakar. Kami menunjukkan kenyataan, dan saya pikir ini jauh dari sebuah Amazon yang terbakar,” tegas Azevedo e Silva dalam pernyataannya.

Diketahui bahwa saat jumlah titik api bertambah di Amazon, Presiden Bolsonaro yang lebih memprioritaskan bisnis dibanding pelestarian lingkungan dan pribumi ini, menghadapi kritikan keras baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

BACA JUGA :  Atap Pelana: Desain Klasik yang Fungsional dan Hemat Biaya untuk Hunian

Presiden Brasil itu pun melontarkan reaksi keras, dengan menuduh Prancis dan Jerman ‘membeli’ kedaulatan Brasil setelah negara-negara kaya anggota G7 menawarkan bantuan US$ 20 juta untuk memadamkan kebakaran Amazon. (Net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================