Anggota Dewan Baru, Mulai Intip Kue APBD

“Proses yang tidak sehar akan berdampak pada pembangunan yang dirasakan masyarakat. Jangan kita menciptakan opini dari masyarakat, akhirnya ada sikap apatis dari masyarakat. Bahkan cenderung berpikir itu adalah titipan,” tegas Rudy.

Politisi Gerindra inu menyebut, dalam kondisi yang harus diingat adalah fungsi daripada BLPBJ sebagai operator penyedia tender.

“Walaupun perintah kebijakannya ada di SKPD, yang mengeluarkan APBD itu adalah BLPBJ. Maka sebagai operator memfasilitasi tender, harus terbuka karena APBD adalah uang masyarakat yang harus diinformasikan penggunaannya,” jelas Rudy.

BACA JUGA :  Jetour T2 i-DM Siap Meluncur di Indonesia, SUV Plug-in Hybrid dengan Jarak Tempuh Tembus 1.000 Km

Sementara diketahui, BLPBJ Kabupaten Bogor sebelumnya mendapatkan penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai layanan pengadaan barang dan jasa yang menjadi percontohan di Indonesia. Saat itu, namanya masih Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa (ULPBJ).

Kepala BLPBJ, Bambam Setia Aji pun mengaku apa yang sudah diterima pihaknya atau ULPBJ akan terus dipertahankan. Meski baru menjabat, Bambam mengatakan apa yang telah dilakukan oleh pemimpin di era sebelumnya mulai dari keterbukaan, pelayanan yang berintegritas, tidak akan mungkin dirubah.

BACA JUGA :  Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri

“Jadi apa-apa yang sudah baik itu tidak mungkin dirubah. Kita pasti pertahankan, malah harus lebih baik lagi,” kata Bambam. (Firdaus)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================