
Dikutip dari Detik.com, Menurut Khofifah, TMMD melibatkan masyarakat. Sehingga ada komunikasi yang lebih intens di dalamnya.
“Karena proses ini juga melibatkan masyarakat termasuk elemen-elemen strategis di tingkat desa. Dan lebih dari itu, harus sering membangun intensitas komunikasi dengan seluruh kalayak,” tambah Khofifah.
Di tempat yang sama Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI, R Wisnoe Prasetja Boedi menyampaikan, TMMD tersebut merupakan yang ke-106. Menurut Wisnoe, TMMD merupakan budaya bangsa.
“Kegiatan TMMD ini merupakan budaya bangsa untuk sarana komunikasi untuk gotong-royong bersama masyarakat. Sementara untuk kepentingannya untuk kemanunggalnya TNI bersama masyarakat,” pungkas Wisnoe. (Carfine/net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















