Program TMMD Satukan Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Cianjur Melalui Pembangunan Jalan dan Jembatan

Selain pembangunan insfrastruktur jalan dan jembatan, Pemkab Bogor juga akan bekerjasama dengan TNI untuk pembangunan di bidang pertanian maupun sumur bor karena banyak wilayah kita yang mengalami bencana kekeringan.

“Selama ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor sudah memberikan bantuan air bersih, namun karena bantuan tersebut kurang memenuhi akan kebutuhan air maka pada tahun 2020 Pemkab Bogor akan membangun sumur bor di wilayah rawan bencana kekeringan,” sambung politisi PPP tersebut.

Hal yang serupa dikatakan Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudi Susmanto, dirinya berkomitmen untuk menambah titik desa yang akan di bangun insfrastrukturnya melalui program TMMD, hal ini karena masih ada 45 desa yang statusnya masih dalam kondisi terrtinggal.

BACA JUGA :  Tragedi di Jasinga, Wabup Bogor Minta Kasus Dugaan Gigitan Anjing Diusut Transparan

“Kami akan mengusulkan agar titik desa yang akan di bangun insfrastrukturnya melalui program TMMD, untuk ditambah karena kalau hanya satu desa pertahun maka visi sebagai kabupaten termaju, nyaman dan bekeradaban akan lama terwujud,” ucap Rudi.

Sementara itu, Komandan Kodim 0621 Letkol (Inf) Harry Eko Sutrisno menjelaskan juga, dengan pengaspalan jalan yang dilakukan di TMMD kali ini sepanjang 2,7 Km dengan lebar 7 meter, warga Kabupaten Bogor, Cianjur dan Purwakarta akan lebih mudah dalam pergerakan ekonominya.

BACA JUGA :  Rekomendasi Menu Sarapan Tinggi Protein untuk Menjaga Energi dan Massa Otot

“Dengan profesi masyarakatnya mayoritas sebagai petani, maka dengan terbangunnya jalan ini maka hasil pertanian yang di jual ke luar daerah akan semakin maksimal keuntungannya yang otomatis akan meningkatkan taraf hidup masyarakat di tiga kabupaten ini,” tegasnya. (Firdaus)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================