
“Hasil observasi, tidak terlihat titik api, karena cuaca berawan. Sehingga water bombing tidak bisa dilakukan,” sambungnya.
Untuk sementara, kata Bagyo, pihaknya terus menunggu perkembangan cuaca. Khususnya di wilayah titik kebakaran. Jika memungkinkan untuk digelar water bombing, maka heli akan bertolak dari Lanud Abdulrachman Saleh.
“Sesuai dengan operating hours Lanud Abdulrachman Saleh adalah pukul 5 sore. Dalam artian sudah mendarat di Lanud Abdulrachman Saleh,” tegasnya.
Dikutip dari Detik.com, Bagyo turut menjelaskan, operasi kemarin tidak dinyatakan gagal terbang. Helikopter Mi-8 yang didatangkan baru saja mengudara di wilayah Malang.
Kemarin, observasi dilakukan untuk menentukan titik api dan pengambilan air. Dengan begitu diketahui koordinat hotspot yang membakar area Gunung Arjuno.
“Kemarin bukan gagal terbang, melainkan observasi titik api dan lokasi pengambilan air. Karena heli baru terbang ke area Malang,” bebernya. (Carfine/net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















