Kapolres Sebut Kecamatan Babakanmadang dan Jonggol Rawan Terjadi Gesekan saat Pilkades

CIBINONG TODAY – Kecamatan Babakanmadang dan Jonggol, menjadi dua wilayah yang dianggap paling rawan terjadinya gesekan menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2019, tanggal 3 November mendatang.

Kapolres Bogor, AKBP Muhammad Joni mengatakan, kerawanan dua wilayah itu adalah hasil dari pemetaan yang dilakukan pihaknya di 273 desa yang menggelar Pilkades serentak 2019.

“Ya ada dua wilayah yang dianggap rawan, ada Jonggol dan Babakanmadang tapi ada juga beberapa wilayah lain. Namun sejauh ini masih kondusif,” kata Joni kepada wartawan, Selasa (29/10/2019).

BACA JUGA :  Telaga Kautsar: Kenikmatan di Akhirat dan Golongan yang Tidak Diperbolehkan Mendekatinya

Untuk pengamanannya, Joni mengatakan saat ini pihaknya kmasih mengerahkan kekuatan dari internal Polres Bogor. Sementara kekuatan penuh akan diturunkan pada hari H pencoblosan pada 3 November 2019.

“Kan di setiap desa, rata-rata sudah ada petugas linmas 10 orang per desa. Kepolisian 4 sampai 5 personel ditambah TNI dua orang di masing-masing desa,” jelas Joni.

BACA JUGA :  HJB Run 2026 Meriah! 200 Pelari Warnai Peresmian JPO Tegar Beriman di Kabupaten Bogor

Khusus untuk wilayah-wilayah yang dianggap rawan gesekan antar pendukung calon kades, Joni mengaku  pengamanan dipertebal dengan menurunkan personel kepolisian antar 5 sampai 10 personel.

“Nanti di hari pencoblosan keseluruhan kita kerahkan 9 kompi dan ada BKO (Bantuan Kendali Operasi) dari Brimob Polda Jabar serta polres terdekat. Kita juga bentuk beberapa zonasi yang terdiri dan dikoordinir perwira asistensi untuk mengontrol zona tersebut,” tegas Joni. (Firdaus)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================