Disdik Klaim Angka Buta Hurup di Bumi Tegar Beriman Tinggal Dua Persen

“Lembaga PKBM berkoordinasi dengan pembina di wilayah, dalam hal ini penilik dari PNF Disdik yang ada di tiap kecamatan. Kita bekerjasama memberikan pembinaan kepada para tuna aksara,” jelas Elfi.

Setelah pembinaan, para tuna aksara yang mengikuti akan mendapatkan Surat Tamat Membaca atau Sukma. Sukma yang diterima tersebut, setara dengan kelas 5 SD yang selanjutnya bisa melanjutkan ke jenjang Paket A.

BACA JUGA :  Bolehkah Minum Susu Mentah? Ini Risiko Kesehatan yang Perlu Diwaspadai

“Setelah itu bisa dilanjut ke Paket B atau SMP. Bahkan hingga ke Paket C atau SMA. Namun, yang bisa mengikuti ini adalah tuna aksara yang terdaftar di data pokok pendidikan atau dapodik,” ungkap Elfi.

BACA JUGA :  Kemensos Akui Sekolah Rakyat Masih Kekurangan Guru dan Asrama

Untuk memberikan pengajaran itu, Lembaga PKBM yang tersebar sebanyak 120 PKBM, yang ditempatkan di 40 kecamatan.

“Hanya sisa sekitar dua persen. Dua persen itu adalah tuna aksara yang umurnya sudah tidak produktif,” tandasnya. (Firdaus)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================