
“Ada 516 kios. 100 kiosnya itu adalah kios basah seperti warung makan gitu, sisanya kios oleh-oleh yang merupakan produk UMKM,” kata dia.
Anggaran tersebut, sambung Nuradi, bertambah dibanding sebelumnya. Karena pada awalnya, pemerintah hanya membutuhkan Rp15 miliar untuk membangun 416 kios.
“Karena ada tambahan 100 kios, anggaran pun ikut bertambah. Jadi sekitar Rp18 miliar. Itu akan dianggarkan di APBD 2020,” ungkapnya.
Untuk kesiapannya, Nuradi mengklaim lahan yang akan digunakan sudah semuanya dibebaskan. Bahkan, ditahun depan cut and fill ditargetkan selesai bersamaan dengan pelaksanaan lelang proyek.
“Kita targetkan pembangunan 516 kios tersebut selesai selama 8 bulan. Cut and fill bisa berjalan simultan dengan lelang,” tandas Nuradi. (Firdaus)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















