
Kendati induk perusahaan lagi mengalami surut, salah satu anak perusahaannya, yakni Nissan Amerika Serikat (AS) mengalami peningkatan. Peningkatan itu didorong strategi diskon, mengurangi stok dealer, dan memangkas keuntungan operasional regional dari pemotongan keuntungan penjualan
Walau demikian strategi itu punya efek lain, yakni menciptakan citra Nissan menjadi merek murah dan merendahkan nilai jual mobil bekas.
“Kami tidak mengejar pangsa pasar. Kami tidak mengejar volume. Kami sangat fokus pada keberlangsungan pertumbuhan jangka panjang,” ucap Corporate Vice President Nissan AS Stephen Ma.
Rapor merah ini menjadi cerita lanjutan Nissan usai perkara Carlos Ghosn di Jepang dimulai pada November 2018. Nissan juga diketahui sudah melakukan efisiensi global yang terasa sampai di Indonesia.
Nissan sudah menyatakan bakal merumahkan 12.500 karyawannya di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Nissan Motor Indonesia diketahui juga menutup satu dari dua pabrik yang berlokasi di Kota Industri Kota Bukit Indah, Purwakarta, Jawa Barat sejak Februari. Seperti dikutip oleh CNN Indonesia (Anata/PKL/net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














