Nama Bandara Lombok Di Ubah, Tuai Pro-Kontra

Zul juga mengatakan bahwa Bupati Lombok Tengah HM Suhaili FT setuju dan sudah tidak ada masalah apa-apa. Hanya saja, katanya, Bupati meminta keputusan ini dikonkretkan setelah Pilpres 2019 agar daerah kita aman dan kondusif.

“Saya setuju dan saya kira ada benarnya,” ungkapnya.

Perubahan nama bandara ini disebutkan pula sebagai keputusan pemerintah pusat, bukan keputusan gubernur atau bupati.

BACA JUGA :  Dolar AS Naik ke Rp17.934, Rupiah Kembali Tertekan Hari Ini

“Keputusan mengganti nama bandara dengan nama Maulana Syaikh bukan karena beliau pendiri NW (Nahdlatul Wathan, red) atau apa. Tapi karena penghargaan pemerintah pusat kepada beliau sebagai Pahlawan Nasional. Beliau milik kita semua bangsa Indonesia. Beliau bukan milik kelompok atau daerah tertentu. Beliau kebanggaan kita semua,” jelas Zul.

BACA JUGA :  Nathalie Holscher Resmi Menikah dengan Aripat Hari Ini 2026

Perubahan nama Bandara International Lombok (BIL) menjadi Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) sesuai dengan Surat Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 550/375/Dishub/2019 tentang Pelaksanaan Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor 1421 tahun 2018. (Amanda/PKL/net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================