
“Berdasarkan pantauan kami, daerah yang berfrekuensi tinggi di masa liburan Nataru ini didominasi oleh wilayah Timur. Oleh karena itu, beberapa rute di Sulawesi, Papua, Batam, dan Belawan akan ditambahkan frekuensinya,” ungkap Yahya. Sementara itu, rute lain yang tidak ramai akan dikurangi frekuensinya.
Seperti yang di kutip dari sindonews.com, Untuk menjamin keamanan penumpang di pelabuhan darat dan di atas kapal, Pelni sudah bekerjasama dengan TNI dan Polri yang nantinya ikut berlayar di ruas-ruas high season.
“Kami juga sudah membuat posko siaga 24 jam untuk Nataru dan mensiagakan call center 162,” tuturnya. (Selvi/PKL/net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














