Tentor Adakan Try Hots, Masuk Perguruan Tinggi Negeri Makin Sulit

MAKASSAR TODAY – Masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN), menjadi impian setiap siswa yang baru selesai yang ingin melanjutkan perdidikan ke jenjang lebih tinggi.

Untuk itu, PT Tentor Inovasi Semesta (Tentor), yang merupakan salah satu bimbingan belajar yang berpusat di Bandung, melaksanakan Try High Order Thinking Skill (Hots) di Ballroom lantai 2 Universitas Negeri Makassar (UNM), pada Minggu, (17/11/2019).

Acara yang dihadiri oleh 200 peserta dari berbagai sekolah di Makassar dan sekitarnya ini, dihadiri oleh perwakilan Kemendikbud, Neni Herlina, Humas UIN Alauddin Makassar Ismi Sabariah, dan Penerima Beasiswa Unggulan Andi Satrianto Fatah.

Soal-soal High Order Thinking Skill (HOTS) seolah jadi menakutkan bagi siswa, sebab akan banyak menilai nalar dan kemampuan menganalisa serta problem solving siswa. Selain itu, fakta bahwa 87% orang merasa salah jurusan membuat acara Try HOTS amat penting untuk digelar.

Menjawab keraguan itu Tentor menyediakan fasilitas konsultasi yang didampingi oleh Consultant Development Stundent (CSD) dalam memilih jurusan yang tepat sesuai dengan passion dan analisis kecerdasan siswa.

BACA JUGA :  Resep Bubur Kacang Hijau, Menu Sarapan Hangat dan Bergizi

Dalam acara ini Neni Herlina, menjelaskan mengenai perubahan baru system penerimaan Mahasiswa baru yang tahun lalu Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) dilaksanakan dua kali, namun tahun ini hanya sekali.

Begitupun kata dia, bidangnya yang bertambah yang tahun lalu bidang Saintek dan Soshum, kini bertambah bidang Ilmu Pengetahuan Campuran (IPC).

“Perubahan-perubahan sistem UTBK harus menjadi perhatian siswa, yang tadinya dua kali menjadi sekali, bidangnya bertambah juga IPC,”Ungkapnya.

Ismi Sabariah selaku Humas UIN juga tak kalah menariknya menyampaikan bahwa UIN punya system penerimaan jalur khusus Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), dan pola seleksi bentuk lain yang dilakukan secara bersama oleh UIN/IAIN/STAIN disebut Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN).

Di mana kata dia, kedua pola tersebut diikuti oleh calon mahasiswa dari seluruh Indonesia tanpa membedakan jenis kelamin, agama, ras, suku, kedudukan sosial, dan tingkat kemampuan ekonomi.

SPAN-PTKIN merupakan pola seleksi yang dilaksanakan secara nasional oleh seluruh UIN/IAIN/STAIN dalam satu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak oleh Panitia Pelaksana yang ditetapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia.

BACA JUGA :  Dorong Transaksi Non-Tunai di Pasar Kebon Kembang, Perumda PPJ dan BSI Resmikan Sales Outlet Lapak

Biaya pelaksanaan SPAN-PTKIN ditanggung oleh pemerintah, sehingga peserta tidak dipungut biaya pendaftaran. Pelaksanaan SPAN-PTKIN secara nasional yang diikuti oleh seluruh PTKIN harus memenuhi prinsip adil, transparan, dan tidak diskriminatif dengan tetap memperhatikan potensi calon mahasiswa dan kekhususan PTKIN.

“Kita punya jalur khusus yang bisa pilih adalah SPAN-PTKIN & UM-PTKIN, ini patut menjadi pilihan siswa yang mau masuk ke UIN,”Katanya.

Seperti yang dikutip dari sindonews.com, Pemateri terakhir diisi oleh Andi Satrianto Fatah yang memotivasi siswa untuk meraih beasiswa, untuk meraih beasiswa tak ada kata mustahil kalau ikhtiar dikuatkan.

“Tidak ada yang tidak bisa dicapai, kalau kita tidak capai artinya kita kurang usaha, beasiswa juga seperti itu, jadi semangatlah.”Katanya.

Diketahui, Makassar adalah kota kedua diadakannya Try Hots, dan menyusul kota-kota yang lainnya pada 24 November mendatang.(Dena/PKL/net)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================