Trotoar Cikini Belum Kembali Rapi Usai Dibongkar, Ini Harapan Pejalan Kaki

JAKARTA TODAY – Trotoar di Cikini belum kembali rapi usai dibongkar lagi untuk pembangunan manhole dan ducting. Seperti apa kondisinya sekarang?

detikcom memantau situasi di trotoar Cikini, tepatnya di Jalan Pegangsaan Timur, Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2019). Di samping Apartemen Menteng, terlihat ada satu manhole yang tidak ditutupi pembatas seperti seng.

Sementara itu, di depan bioskop Metropole, manhole yang ada ditutup dengan pembatas jalan atau road barrier. Masih di sekitar bioskop Metropole, tampak karung-karung berisi tanah bekas galian ditumpuk di badan jalan.

Kawasan Cikini sempat diguyur hujan pagi tadi dan membuat tanah bekas galian manhole di sekitar trotoar berceceran. Kondisi lalu lintas terpantau ramai lancar.

Salah satu pejalan kaki, Kania Alfia Nisa (20), merasa cukup terganggu dengan adanya manhole tanpa pembatas. Menurutnya, manhole sebaiknya ditutup agar pejalan kaki merasa lebih aman.

BACA JUGA :  Pria Asal Jawa Tengah Ditemukan Tewas di Kebun Parungpanjang

“Ya namanya lagi proses ya, membuatnya pun nggak bisa langsung jadi. Cuma memang mungkin ditambalin aja pakai apa gitu biar kitanya juga nyaman. Iya sih (harus ditutup), biar akses dari lubang satu ke satunya mudah (diketahui),” ujar Kania saat ditemui di lokasi.

Namun demikian, Kania memandang positif pembangunan trotoar di Cikini. Menurutnya, pejalan kaki akan lebih aman dengan trotoar yang lebar.

“Menurut saya udah lumayan bagus, karena ada peningkatan berarti mereka juga peka terhadap hak pejalan kaki, jadi lebih aman,” ujarnya.

Seperti yang dikutip detikcom, Sebelumnya, Dinas Bina Marga DKI Jakarta menyatakan pembongkaran di lokasi trotoar Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, yang baru dibangun karena ada perubahan posisi manhole dan ducting. Terpaksa, ada pembongkaran trotoar untuk membangun manhole di posisi pembongkaran dekat bioskop Metropole.

BACA JUGA :  Sambut Hari Lingkungan Hidup, Warga Mekarjaya dan PTPN IV Regional I Normalisasi Sungai Cikalong

“Waktu menentukan titik awal itu, ducting, manhole yang awalnya itu memang tidak bisa diteruskan. Agak sulit untuk dibuat manhole terus pindah ke sana ke daerah situ. Saat pindah itu, itunya (trotoar) sudah dibuat jadi nanti sesudah dibuat dikembalikan lagi,” Ucap Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho kepada wartawan di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (11/12/19).

Pembongkaran trotoar itupun dikritik pengamat Tata Kota Nirwono Yoga. Nirwono menilai perencanaan Pemprov DKI dalam membangun trotoar tidak matang.

“Pembongkaran trotoar untuk perubahan posisi manhole dan ducting menunjukkan perencanaan dan pelaksanaannya tidak matang dan terjadi pemborosan anggaran rakyat,” Ujar Nirwono Yoga kepada detikcom, Kamis (12/12/19).(Dena/PKL/net)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================