Gempur Minta Kemenag Segera Turun Tangan

“Karena ini dibawah Kemenag, kami minta Kemenag segera turun tangan, kasian kondisi santrinya, kalau tidak salah ada sekitar 52 santri dan posisi sekarang mereka mengungsi, karena memang kalau disini bahaya juga, ngeri kalau ada banjir lagi,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu santri yang ditemui sedang membersihkan karpet mengaku shock dengan kejadian ini, pasalnya dirinya bersama santri lainnya harus kehilangan kobong dan barang-barang lainnya seperti kitab dan lemari lainnya.

BACA JUGA :  Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook, Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,5 Miliar

“Kita mah kaget aja dengan kejadian ini, karena memang air datang begitu cepat dan seketika masuk ke kobong kami. Ketika itu, yang penting kita menyelamatkan diri,” kata sang santri.

Saat ditanya apakah akan tetap mondok, dirinya menyatakan akan tetap mondok di Ponpes ini karena ini sudah menjadi bagian dari hidupnya.

BACA JUGA :  Kejurkot PBSI Kota Bogor 2026 Catat Sukses Besar, Tren Keterlibatan Atlet Lokal Terus Melonjak

“Insyalllah masih disini, walupun kondisi kobong kami hancur seperti ini, kami yakin akan ada yang bantu,” pungkasnya. (Agus)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================