
Hal ini membuat para fans larut dalam kegembiraan. Mereka mulai bernyanyi tentang Liverpool bakal memenangi Liga Primer untuk pertama kalinya lagi sejak 1989/1990. Sebab, mereka yakin selisih 16 poin itu tidak akan mungkin bisa dikejar.
“Mereka boleh bernyanyi apa yang disuka. Saya tidak bisa mendikte apa yang harus mereka nyanyikan. Jika saat ini fans kami tidak dalam mood yang bagus, itu akan aneh. Tapi, kami disini untuk bekerja. Ini atmosfir yang positif. Tapi, kami harus tetap berkonsentrasi,†ujar Klopp, dilansir skysport.
Klopp menilai terlalu dini bagi Liverpool untuk berpesta. Sebab, masih banyak pertandingan yang harus dijalani. Apalagi bila melihat catatan menjelang pengujung Liga Primer selama tiga musim terakhir. Pada periode itu, Si Merah kerap terpeleset hingga beberapa kali.
“Tentu saja mereka diperbolehkan bermimpi atau menyanyikan apa yang disuka, asalkan mereka melakukan pekerjaannya saat kami bermain. Tapi, kami tidak akan terlibat dulu dalam pesta apapun,†tandas Klopp. Seperti yang dikutip oleh SINDO NEWS. (Mutiara/pkl/net).
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















