
“Karena kalau kita bicara wilayah dalam wilayah yang sama, ada sekolah atau satuan pendidikan terkena bencana (dan) ada yang tidak. Sehingga untuk itu memang secara detail akan dikoordinasi dengan dinas setempat bersama Puspendik,” jelasnya.
Setelah berkoordinasi, nantinya kedua pihak akan memilih waktu yang tepat untuk pelaksanaan UN tersebut. Agar semua siswa-siswi bisa mengikuti UN.
“Kemudian kita biasanya menyepakati waktu pelaksanaan UN yang paling tepat untuk anak-anak peserta didik di wilayah khusus demikian akan diatur khusus spesifik per kasus,” pungkasnya. (net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














