Makanan Cepat Saji, Label ‘Sehat’ nya Bisa Menyesatkan

Seperti yang dikutip dari detik.com, beberapa ahli menunjukkan bahwa ‘daging’ nabati yang dikonsumsi dalam jumlah sedang dapat membantu diet seseorang.

Namun, faktanya ketika tidak ditempatkan dalam makanan cepat saji, malah sangat dianjurkan. Daging nabati juga disebut bisa dikonsumsi oleh sebagian orang yang sedang membatasi daging merah dan daging olahan.

BACA JUGA :  Sakit Perut Sebelah Kiri: Penyebab yang Perlu Diketahui

“Untuk pasien saya, saya mulai dengan menanyakan berapa banyak daging olahan yang mereka makan secara teratur. Jika konsumsinya tinggi (dua hingga tiga kali seminggu), maka mengganti dengan nabati beberapa kali seminggu dapat membantu,” kata Kristin Kirkpatrick, MS, RDN, penulis Skinny Liver, dikutip dari Health.

BACA JUGA :  Sensus Ekonomi 2026 di Kota Bogor Dimulai

Jika ingin lebih aman lagi, para ahli menganjurkan untuk lebih banyak mengonsumsi makanan utuh, seperti kacang-kacangan, dan biji-bijian, agar benar-benar mendapatkan sebagian besar protein nabati. (Amanda/PKL/net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================