
CIBINONG TODAY – Dinas Pendidikan (Disdik) mengajukan anggaran sebesar Rp8 miliar untuk perbaikan hingga relokasi sekolah-sekolah yang rusak akibat terdampak bencana yang menerjang Kabupaten Bogor, awal Januari lalu.
Sekretaris Disdik Kabupaten Bogor, Atis Tardiana menjelaskan, usulan anggaran itu akan digunakan diantaranya untuk merevitalisasi sekolah yang rusak. Misalnya seperti SD Cirimekar 02, Kecamatan Cibinong.
“Semua yang terdampak bencana kita perbaiki, termasuk sekolah lain di Nanggung dan Sukajaya. Di sana banyak sekolah rusak, ada juga sekolah yang dijadikan tempat pengungsian sementara. Itu kita perbaiki,” jelas Atis, Selasa (28/1/2020).
Untuk sekolah rusak di wilayah pasca bencana seperti di Sukajaya dan Nanggung, Disdik sebelumnya telah mendata ada beberapa sekolah terdampak disana.
Seperti SDN Cileuksa 01 dan 03 Sukajaya. SDN Cipayung 01 Sukajaya. SDN Cipatat Sukajaya. SDN Ciputih Sukajaya. SDN Kiarapandak 02 Sukajaya. SDN Pasirmadang 02 Sukajaya. Dan SDN Nangela Nanggung.
Dalam perbaikan tersebut, Atis mengatakan pihaknya membagi kerusakan itu menjadi tiga kategori. Yakni rusak berat, sedang hingga ringan.
Namun untuk perbaikannya, ia menyebut pihaknya masih menunggu kepastian relokasi penduduk terdampak bencana ke lokasi baru. Sebab hal itu juga berpengaruh terhadap rencana relokasi sekolah di tempat baru.
“Ada beberapa. Hampir semua itu bangunan sekolah SD. Beberapa yang harus direlokasi, contohnya ada usulan sekolah yang di Nanggung. Tapi Sukajaya juga ada. Tapi lagi-lagi kita mengikuti rencana relokasi warga terdampak untuk menyesuaikan,” jelas Atis.
Mantan Kabid Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup itu menambahkan, hal itu jadi pertimbangan sekolah yang harus direlokasi, mengikuti atau seperti apa. Sehingga, masih ada kajian teknis termasuk lokasi baru, masuk zona rawan longsor atau tidak.
“Ada yang bakal kita relokasi dan bangun ulang. Kita lihat dulu. Kalau masyarakat direlokasi, sekolah pasti mengikuti. Kan sifatnya pelayanan ya. Sekolah yang direlokasi? Ya belum ketahuan lah. Kita nunggu dulu, berapa warga terdampak yang direlokasi,” tandas Atis. (Firdaus)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















